-->

BURUH DI KAGETKAN DENGAN UPAH MINIMUM TAHUN 2021

 


Buruh untuk saat ini telah di kagetkan dengan ada nya Undang Undang Cipta Kerja Omnibuslaw.Namun di tengah gencar nya penolakan Undang undang tersebut,tertanggal 26 oktober 2020 Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah telah menerbitkan Surat Edaran Nomor M/11/HK.04/X/2020 tentang upah minimum tahun 2021.



Dalam surat tersebut yang di tujukan kepada Kepala Dinas yang menyelenggarakan urusan Ketenagakerjaan propinsi.
Yang berisi sebagai berikut:

Sehubungan dengan penetapan upah minimum tahun 2021 dan memperhatikan perekonomian dan ketenagakerjaan pada masa pandemi covid 19 serta melindungi keberlangsungan kerja bagi pekerja / buruh dan kelangsungan usaha.Menteri Ketenagakerjaan telah menerbitkan Surat Edaran Nomor M/11/HK.04/X/2020 kepada seluruh Gubernur di Indonesia tanggal 26 Oktober 2020 tentang upah minimum tahun 2021 pada masa pandemi covid 19.

Berkaitan dengan hal tersebut,terlampir Surat Edaran dimaksud untuk dapat di pedomi dan di minta bantuan Saudara/Saudari Agar di sampaikan kepada pemangku pimpinan terkait di Wilayah Saudara/saudari.(isi dalam surat)



Dalam Surat Edaran tersebut tentang upah minimum tahun 2021 meminta.

1. Melakukan penyesuaian penetapan nilai upah minimum tahun 2021 sama dengan tahun 2021.
2. Melaksanakan penetapan Upah Minimum 2021 sesuai peraturan pereundang - undangan.
3. Menetapkan dan mengumumkan upah minimum Propinsi tahun 2021  pada tanggal 31 Oktober 2020

Itulah isi Surat Edaran tersebut yang mana kemungkinan besar akan terjadi penolakan terhadap keputusan tersebut.

Ini menjadi berita yang mengagetkan kembali untuk buruh setelah di sahkannya Undang Undang Cipta Kerja Omnibuslaw yang sampai saat ini masih menjadi penolakan besar oleh buruh.
Itu lah isi dari Surat Edaran Mentri Tenaga kerja

LihatTutupKomentar